Berbicara soal depresi (1)

Udah beberapa tahun ini gue mangalami depresi. Gue udah minta bantuan profesional kok. Udah ke perawat, ke dokter dan sekarang ke psikolog. Udah pernah juga makan obat anti-depresi. Beberapa kali isi kuesioner diagnosis di rumah sakit, level depresi gue naik turun antara mild ke moderate severe, tergantung keadaan hidup saat itu dan juga siklus menstruasi gue. Yes, depresi gue juga dipicu sama hormon. Periode PMS adalah masanya gue ngerasa low, sedih, gampang marah, gampang kecewa dan sebagainya yang bikin gak enak. Selepas menstruasi hati rasanya lebih ringan, mood lebih senang, otak juga lebih rasional.

Katanya, menuliskan pengalaman pribadi bisa jadi terapi yang efektif untuk membangkitkan mood. Apalagi biasanya kita lebih blak-blakan dalam tulisan. Curhat bisa lebih ngocor. Pada intinya, menulis bisa bantu kita untuk mengeluarkan semua unek-unek yang ada di hati. Makanya gue jadi kepingin liat, apakah dengan menuliskan pengalaman depresi sendiri akan membuat gue merasa lebih baik?

Di sisi lain, gue emang pengen nulis aja sih. Ingin menjangkau yang baca blog ini dan berharap tulisan gue terbaca juga sama orang yang punya pengalaman sama. Jelas gue tidak sendirian dalam menghadapi depresi. Pasti ada banyak orang lain yang mengalaminya. A support group is a nice idea.

Walaupun belum pernah dikasih label apa-apa (selain mengisi kuesioner diagnosis) tapi, hasil baca-baca sendiri, gue rasa kondisi gue bisa dikatan clinical depression, depresi klinis, karena udah lama juga gue merasa seperti ini. Udah tahunan. Sekarang gue udah menerima kalau mungkin depresi bakal jadi bagian tetap dalam hidup gue. Mungkin gue gak akan pernah benar-benar lepas dari depresi. Kabar baiknya, depresi bisa dikelola. Bisa dengan bantuan obat, terapi, teknik kognitif, olah raga, dan lain-lainnya. Depresi memang tidak menyenangkan tapi bukan berarti hidup dengan depresi sepenuhnya buruk.

Tanda-tanda penderita depresi ada semua di gue. Sering merasa capek, suka sakit yang gak tau penyebabnya, sakit sedikit lama sembuhnya, gak tertarik lagi akan banyak hal, males ketemu orang, kadang-kadang ada juga episode dimana gue gak bisa keluar dari kamar. Maunya di kasur aja mendekem sambil manyun.

Kenapa kok bisa gitu? Apa susahnya keluar dari kamar? Entahlah, gue juga bingung. Kalo episode parah gue ini lagi dateng, semua rasanya berat. Di hati berat, di pundak berat, kepala berat. Bikin males ngapa-ngapain. Mau ngapa-ngapain juga susah karena ditoel dikit nangis lah, tersinggung lah, marah lah, ngamuk lah.

Gue rasa susah buat orang yang gak pernah mengalami depresi untuk memahaminya. Kenapa sih ni orang tiduran mulu? Apa sih susahnya ke luar, pergi kerja, belanja, masak, urus rumah? Males amat sih?

Depresi berbeda sama keadaan emosional yang dipicu sama hal yang “jelas” dan “besar” seperti kematian, putus cinta, bangkrut, PHK, dll. Orang yang mengurung diri karena hal-hal tersebut biasanya dimaklumi. Sementara, gak ada penjelasan yang memadai untuk memahami episode depresi seseorang. Akibatnya, penderita depresi jadi susah dapat support, kadang malah dilabeli pemalas dan cari perhatian.

Hal-hal yang gue tulis di sini berdasarkan pengalaman pribadi gue. Ada juga selentingan satu dua hasil ngobrol-ngobrol sama temen yang juga sesama penderita depresi. Gue tau kesadaraan akan kesehatan mental masih harus ditingkatkan. Stigma yang melekat sama penderita depresi juga umumnya negatif. Buat sesama pejuang kebahagiaan di dunia ini, kamu tidak sendirian.

3 comments

  1. I feel you beb..

  2. Vivienne · · Reply

    Aku jg ngerasa hal yg sama. Gk tau kenapa tiba2 mood naek turun, pengen di kamar terus

  3. Gaga · · Reply

    Jadi gimana mbak, apakah dengan menuliskan ini membuat perasaan jadi lebih baik?
    Psikolog saya juga menyarankan saya menuliskan apa yang saya rasakan, tapi saya masih ragu.
    Apalagi karena saya nggak jago nulis kayak mbak šŸ˜Š

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: