Suolainen piirakka alias martabak telurnya orang Finlandia

Jumpa lagi pemirsa! Kembali hari ini gue akan berbagi resep gampil dan cepat saji.

Suolainen piirakka sendiri sebenernya berarti Pie asin (Suolainen = bergaram/ asin. Piirakka = pie) tapi karena dasar pienya suka pakai kulit pastry dan terus disiram adonan telur campur susu, rasanya bikin gue teringat sama martabak telur. Apalagi kalau isiannya pakai daging cincang dan daun bawang. Bakalan mirip banget.

Resepnya ini mudah banget kalau bisa menemukan kulit pastry siap pakai di supermarket. Di Finlandia sini misalnya, di supermarket ada berbagai macam jenis kulit pastry siap pakai. Ada yang  bentuknya bulat atau kotak. Ada jenis puff, crust, atau gluten free pastry.  Harganya pun murah-murah banget.

Ada juga orang yang lebih suka bikin kulit pastry-nya sendiri. Kadang-kadang gue pun melakukannya macam hidupku kurang bermasalah aja. Seringnya sih gue beli dari supermarket. Murah, cepet, gak pake ribet.

Pada dasarnya resep pie asin ini cuma terbagi dalam empat langkah:

  1. Bikin kulit pastry/ atau beli dari supermarket dan kemudian dibentangkan ke loyang
  2. Taburkan isian pie-nya. Untuk isinya ini bisa apa aja sesuai selera.
  3. Tuangkan campuran telur dan susu
  4. Panggang.

Untuk lebih detilnya berikut resep pie asin dengan isian ikan salmon asap

Bahan:
kulit pastry (kali ini gue pakai puff pastry)
250 gr salmon asap
100 gr sun dried tomato
1 bawang bombay
setengah tangkai leek atau daun bawang secukupnya
satu paprika kuning atau merah
200 gr jamur
200ml susu atau krim atau campuran susu dan krim
2-3 telur

Cara memasak:

-tumis bahan-bahan mentah, dalam hal ini paprika, jamur, leek dan bawang bombay. Ini pilihan, ada yang suka bahan-bahan ini ditumis/panggang terlebih dahulu ada juga yang suka meletakkan semuanya mentah-mentah di atas kulis pastry.
– bentangkan kulit pastry di loyang atau pyrex untuk pie-nya
– tusuk-tusuk kulit pastry dengan garpu
– panggang selama 10 menit di suhu 200 derajat
– mulai letakkan semua isian pastry-nya
– taburi garam dan merica
– siram dengan campuran telur yang sudah diaduk bersama susu hingga isian pastry-nya agak terendam.  Campuran susu dan telur ini juga sebaiknya dibumbui garam dan merica.
– panggang di oven dengan suhu 200 derajat selama 20-30 menit.

IMG_20180113_081823.jpg

Kulit puff pastry yang sudah dibolong-bolongi

IMG_20180113_085244.jpg

Mulai mengisi pie setelah kulitnya dipanggang terlebih dahulu

 

IMG_20180113_085418.jpg

Taburan salmon asap

IMG_20180113_085619.jpg

Ini susunya kebanyakan, jangan ditiru

Catatan tambahan: pie-nya ini agak lembek-lembek ketika keluar dari oven. Rasanya sih enak-enak aja tapi jadi susah dipotong dan disajikan. Gue sendiri lebih suka membiarkan pienya sampai dingin dan sedikit mengeras. Nanti pas mau makan bisa dihangatkan lagi sebentar saja di oven atau microwave.

Dan seperti yang sudah gue jelaskan, isi pie-nya bisa apa aja. Seketemunya bahan-bahan dari kulkas. Cocok banget buat ngabisin sisa-sisa lauk. Ada sisa ayam goreng tinggal disuir-suir. Ada keju tinggal diparut dan dibikin pie juga. Tapi ya…gue blon pernah juga bikin pie asin dengan sisa-an ayam balado sama gule nangka. Dicoba apa ya? Ciyeee, fusion niyeee. Fusion kepala berbi. Itu mah pusing, Rik.

Yang perlu diingat, pienya dipanggang cuam sekitar 20 menitan di oven, jadi perhatikan baik-baik mana bahan makanan yang bisa dimasukkan mentah dan mana yang harus dimasak dahulu. Dalam resep ini gue memakai salmon asap, jadi ya tinggal suir aja dagingnya. Kalau pakai salmon mentah pastinya harus gue panggang dulu. Begitu pula dengan daging dan ayam, sebaiknya gunakan yang sudah matang.

Beberapa jenis isian pie asin yang lumayan populer:
– bayam dan keju feta
– jamur-jamuran
– ayam, brokoli dan blue cheese
– salmon, dill, paprika
– vegetarian: paprika, jamur, wortel, sun-dried tomato
– daging asap dan blue cheese

Masih banyak lagi jenis-jenis lainnya. Pilihannya gak terbatas. Kalau orang sini biasanya sih mengisi pie dengan dua tiga jenis isian saja. Tapi kalo akuh kan orangnya  kemaruk. Semua yang ada di kulkas gue pakai aja segabruk-gabruk.  Pie-ku jadi penuuuh dengan isian yang enak-enak.

IMG_20180113_205035.jpg

Pie-nya udah mau abis baru inget buat difoto

Selamat mencoba!

Advertisements

6 comments

  1. Wuah…martabak panggang ya. Bedanya nggak dilipat. Terimakasih resepnya mbaa

  2. Hahahaha rasanya kalo punya oven sih mau bikin yg begini aja, lelah kalo bikin martabak telur tuh, mau beli makin lama harganya makin mahal hahaha

  3. Waaah kayaknya enak nih mbak. Diriku suka banget dengan pie asin macam ini. Terima kasih mbak sudah share!

  4. Paa liat gambarnya qah pizza versi finland haha…tp pake kulit pastry jd mirip martabam ya hmm…
    Mungkin diganti pake kulit lumpia bisa nih versi mini xD

    1. Omg salah nulis..maksudnya kayak pizza itu martabak hehe

  5. Puff pastry jadi ini, bikin hidup jadi indah!! Mau bikin aaahhh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: