serba-serbi finlandia

Berbeda dengan pengalaman sebelumnya, selama tinggal di Finlandia ini gue tertarik sekali mendegar tentang hal-hal yang katanya sih “finlandia banget”. Kayanya keinginan untuk belajar budaya lokal dan berasimilasi sangat menggebu-gebu di dada ini. Walaupun,…kok yaaa…demennya ngumpul sama orang Indonesia melulu? Setahunan belajar bahasa sini yang keluar tetep bahasa tubuh.  Kalo diajak ngomong sama penduduk lokal seringnya gemeteran dan kemudian memilih cepet-cepet kabur. Lha, begimana mau berasimilasi ini toh?

Tapi memang, bagi gue Finlandia ini menarik sekali. Negara paling “jauh” yang pernah gue tinggali, paling dingin cuacanya, paling banyak saljunya, paling mahal biaya hidupnya, dan paling-paling lainnya dibandingkan negara-negara lain yang pernah gue singgahi. Pokonya, buat gue Finlandia tuh eksyotis sekali lah.

Dan tentunya di sini ada tiga orang yang sangat gue cintai. Mikko, Kai dan Sami. Berhubung Finlandia adalah tanah kelahiran mereka, sekaligus tempat tinggal kami sekarang ini, gue pun lantas kepengen banget menjadikan Finlandia sebagai rumah ke dua gue (tapi susah yeee berasa “feel at home” kalo bahasanya aja kagak ngerti.—> thus the importance of teaching your kids their mother tongue(s). Kalo mereka gak bisa bahasanya gimana mau berasa feel at home di tempat yang sebenernya tanah air mereka? *teteup, pesan sponsor dari pendukung OPOL dan bilingualisme garis keras)

Nah, berhubung di sekolah sering banget dibahas hal-hal yang “kefinlandia-an”, termasuk juga beberapa berita di koran tentang negara kulkas ini, mari kita bahas Finlandia dan serba-serbinya dari kacamata si pangamat amatiran dan suka-suka ini.

SAUNA

Ada yang tau kalo orang Finlandia suka banget ke sauna? Sukaaaaaaaa banget, sampe-sampe hampir setiap bangunan pasti ada saunanya. Termasuk juga rumah pribadi dan apartemen pasti punya sauna kecil di kamar mandinya. Kalo di unit apartemen gak ada sauna bisa dipastikan ada sauna tersedia di basement gedungnya yang bisa dipakai oleh penghuni secara bergiliran. Pokonya punya sauna itu whazib hukumnya di sini.

Menurut buku sekolah sauna adalah ruangan pertama yang dibikin ketika membangun rumah supaya penghuni rumahnya bisa tinggal di sauna dulu sambil menunggu ruangan lainnya diselesaikan.  Kenapa di sauna? Ya, karena sauna kan hangat. Namanya juga negara kulkas, sukanya yang anget-anget.

Kalo di perkotaan praktek di atas memang sudah ditinggalkan secara kebanyakan tinggalnya di apartemen dan pembangunan rumah pun ditangani oleh kontraktor. Tapi di desa-desa kecil, dimana masih banyak orang yang membangun rumahnya sendiri, kegiatan tinggal di sauna ini masih bisa ditemui.

Segitu pentingnya kegiatan bersauna di sini sampai-sampai meeting kantor pun kadang sambil saunaan juga. Kalo di tempat lain bos-bos besar bikin deal sambil bergolf, orang sini meetingnya sambil keringetan di sauna. Semoga gak pake bau ketek yaaa.

Menurut orang sini bersauna itu bikin relax, pikiran jadi tenang, otot-otot tubuh melemas, omongan jadi lancar, makanya…cowo-cowo sini yang terkenal dingin dan pendiam itu bisa tiba-tiba saling curhat dan bergosip kalo lagi sauna.

Film Miesten Vuorot, film Finlandia tentang obrolan cowo-cowo selama bersauna

Memang peraturan di sini cukup ketat untuk masalah pembagian sauna cewe dan cowo. Kecuali di rumah sendiri, kegiatan bersauna gak boleh campur jenis kelamin. Apalagi nih, di Finlandia sini wajib bener hukumnya bersauna sambil telenji. Telenji bulat tanpa sehelai benang menutupi badan. Satu-satunya yang boleh dibawa cuma selembar handuk, bukan untuk menutupi daerah pribadi tapi dipake sebagai alas duduk supaya pantat gak setengah mateng seandainya bangku di sauna terlalu panas.

Orang sini ingin sauna jadi tempat yang sebersih-bersihnya. Benda-beda seperti pakaian dalam atau pakaian renang diduga bisa membawa kotoran dan kuman ke dalam sauna, makanya di sini wajib berpolos ria kalau mau ke sauna.

Ibu guru di sekolah juga bercerita, jaman dahulu banyak wanita melahirkan bayinya di sauna karena sauna dianggap tempat yang paling higienis. Pemandian jenazah juga dilakukan di sauna dengan alasan yang sama. Buat yang flu, pilek, ingusan dan sakit tenggorokan? Sauna juga jawabannya. Sauna is the cehapest medicine. Gitu katanya.

Vihta, daun-daunan dari pohon kuivu yang dipakai untuk memukul-mukul badan saat bersauna. Katanya sih buat kesehatan.

Segitu pentingnya peran sauna dalam kehidupan orang sini, gak salah kayanya kalo mereka bilang sauna itu ibarat tempat suci. Pantang dikotori. Makanya, jangan berani-berani masuk sauna sini sambil pake baju renang atau sempak. Apalagi sambil bawa lulur segambreng. Pasti disemprot sama pengunjung lain.  Kecuali kalo di rumah sendiri ya…gak bakal  ada yang marahin. Lha, kalo di rumah sendiri mah ngapain malu telanjang, kagak ada yang liat juga kan cyin?

Tapi, kalo menurut pengalaman pribadi gue sih, sauna rumahan biasanya terlalu “kering” bikin gampang sesak nafas. Sauna umum pastinya lebih besar dan kelembabannya lebih terjaga, bikin kita jadi rileks dan tambah pewe.

MENNÄ MÖKILLE (PERGI KE PONDOK)

Nah,…ini mungkin kecintaan orang Finlandia yang kedua. Pergi ke pondok.

Kalo orang Jakarta suka ke puncak nginep di pila (alias villa), penduduk negara kulkas sukanya pergi ke mökki atau pondok yang biasanya nyempil di daerah terpencil, kalo perlu di tengah hutan. Kalo bahasa inggrisnya mungkin summer cabin atau cottage.

Ngapain di mökki? Ngapain lagi kalo bukan…sekali lagi…bersauna! Ebuset, orang sini, emang kagak bisa lepas dari sauna.

Beda sama sauna di kota yang umumnya pake listrik, di mökki inilah yang namanya sauna sebana-bananya sauna. Sauna yang bahan bakarnya masih pake kayu. Jadi jangan heran kalo nemu kapak di mökki karena emang kayunya harus motong sendiri.

Selain bersauna, kegiatan populer lainnya kalo lagi ke mökki adalah jalan-jalan ke hutan petik arbei-arbeian atau jejamuran. Musim panas saatnya panen bluberi, raspberry, longanberry, dan beri-beri lainnya. Di musim gugur gantian jamur-jamur yang meraja. Ada kantareli yang enak sekali itu, ada suppilo, herkkutati dan masih banyak lagi.

Katanya sih perempuan lebih suka kegiatan petik-memetik ini sementara bapak-bapak bakal lebih semangat kalo diajak memancing. Pada umumnya mökki memang didirikan dekat sungai, danau atau laut, jadi kegiatan air memang salah satu agenda wajib kalo lagi ke mökki. Bisa berenang, naik sampan, atau yang tadi itu…memancing.

Kalo mancingnya sukses, ikannya dibakar diasap atau dibakar di api unggun. Gak ada deh yang ngalahin enaknya ikan segar yang ditangkap sendiri.

mökki

kayu bakar untuk sauna

Sementara kalo musim dingin kegiatan di mökki masih seputar sauna-saunaan juga. Tapi nih, yang bikin seru…saunanya diselingi sambil guling-gulingan di salju atau nyebur ke avanto, semacam lubang besar di sungai atau danau yang membeku. Tentunya tanpa pake baju ya, inget dong, saunaannya harus sambil telenji.

“Loh…di liat orang dong?” Gue pernah bertanya

“Ya gak bakal ada yang liat juga kaleee” jawab Mikko. “Mökkinya kan di tempat terpencil dan terisolasi gitu. Gak ada tetangga, gak ada orang di sekitarnya. Justru itulah kenapa orang sini suka banget ke Mökki. They want to be alone so they can act as crazy as possible”

“Tapi udah gila apa yaaa? Dingin-dingin gitu keluar sambil telanjang. Nyebur ke air es pula?” Gue pernah berseru ke mertua.

Justru enaaaak. Jawab beliau. Pergantian panas dan dingin begitu justru bikin badan segar dan sehat. Begitu katanya.

Katanya yaaaa….

Karenaaaaaa….gue ini sebenarnya belom pernah ke mökki, sodara-sodara. Cucian deh yaaaa.

berendem di avanto

Kami gak punya mökki, mertua pun gak punya, jadi satu-satunya pilihan adalah cari mökki sewaan. Tapi Mikko gak tertarik sama kegiatan memondok ini. Membosankan, katanya. Gak ada yang bisa diliat. Padahal gue pengeeeeeeen bangeeet ngerasain liburan yang kembali ke alam seperti itu. Biar berasa jadi orang Finlandia getoooo.

Yakin mau? Tanya Mikko.

Kebanyakan Mökki masih belom pada pake listrik. Gak ada cerita nonton tivi, apalagi internetan. Dan pada umumnya juga, di dalam mökki gak ada WC karena WCnya di luar, itu pun dalam bentuk yang masih primitif banget. Mau pipis sambil gelap-gelapan di hutan tengah malam? Begitu kata Mikko.

Mungkin aja Mikko cuma nakut-nakutin biar gue gak merengek lagi minta ke mökki. Maklum, nyewa mökkinya lumayan mahal juga. Belon lagi harus nyewa mobilnya karena ke tempat sepi begitu pastinya gak ada kereta atau bis. Cuma mau pipis di rumput sambil digigitin nyamuk kok harus repot banget sih? Begitu pikir Mikko.

Padahal mah…kalo lagi di Indonesia doi mau banget bersusah payah ke tempat-tempat terpencil. Tersasar-sasar di hutan, numpang tidur di kantor polisi, naik PELNI kelas ekonomi.

Bang, awas digigit nyamuk,bang. *kasih autan*

TES DOMPET JATUH

Ini baru gue baca di koran. Ada yang baca artikelnya?  Ini salah satunya dari dailymail: http://www.dailymail.co.uk/news/article-2430530/Helsinki-worlds-honest-city-Lisbon-lost-wallet-test.html . Singkatnya, ada sebuah eksperimen sosial yang dilakukan di 16 kota di berbagai negara. Tim peneliti menjatuhkan 12 dompet  bersisi uang di kota tersebut dan menghitung berapa banyak dompet yang kemudian dikembalikan. Helsinki menduduki peringkat pertama sebagai “kota paling jujur”. 11 dari 12 dompet kembali ke tim peneliti dalam keadaan utuh.

Penduduk Finlandia memang terkenal dengan kejujurannya makanya tingkat korupsi di sini mendekati 0% saking politikusnya jujur-jujur banget. Kejujuran ini terlihat dari hal-hal kecil yang kadang sepele banget. Misalnya suatu hari gue bilang ke Mikko  “Aku gak punya buku tulis, nih. Mau dong satu notes book dari kantor suami”

“Beli aja sendiri di toko buku karena kalo aku ambil dari kantor itu artinya mencuri”

Cerita temen-temen lain curhatnya juga sama…suaminya satu tipe jugaaaa… Ada yang gak mau pake telepon kantor buat nelpon istrinya, ada yang gak mau ambilin pulpen dari kantor, apalagi kalo membujuk suami Finlandia untuk bolos kantor biar bisa pacar-pacaran….GAK BAKAL MAU!!!!!

Gue sendiri pernah beberapa kali ketinggalan hape selama di sini. Alhamdulillah selalu balik lagi karena ada yang nemuin dan kemudian ditaro di bagian lost and found.

Temen gue yang orang Maroko pernah bilang “I hate almost everything about this country, but for this one particular thing, I have to give my respect. The people in here are so honest, you don’t have to worry about people stealing your stuffs”

“Kalo emang apes kecurian….pasti pencurinya ORANG ASING” begitu doi menyimpulkan yang bikin gue ketawa terkikik-kikik.

Kembali ke tes dompet jatuh, gue cukup terkejut melihat peringkat nomer dua-nya dipegang oleh Mumbai.

Mumbai gitu loh. Yang rasa-rasanya lebih kumuh dari Jakarta.

Untuk Jakarta sendiri gue sering berpikiran “Belon jatoh aja dompet udah ilang. Apalagi kalo jatoh???”

Tapi melihat Mumbai passed the test with flying colors jadi penasaran juga ya? Apa jadinya kalau tes yang sama dilakukan di Jakarta? Mungkinkah kita masih punya harapan?

BUKAN SKANDINAVIA

Ini pengetahuan yang lumayan baru buat gue. Dulu-dulu gue selalu mikir kalo Finlandia itu termasuk negara Skandinavia. Ternyata BUKAN!

Jadi, berdasarkan definisi yang sebenarnya, Skandinavia itu mengacu pada kelompok negara yang memiliki latar belakang sejarah dan akar bahasa yang sama. Negara-negara ini adalah Denmark, Swedia dan Norwegia. Ketiga negara ini dulunya merupakan teritori bangsa Viking dan kabarnya bahasa mereka mirip-mirip sehingga bisa saling ngerti satu sama lain. Kaya Indonesia-Malaysia gitu mungkin, ya.

Islandia sebenarnya juga memiliki akar bahasa yang berdekatan dengan ketiga negara tersebut, karena itu, Islandia pun bisa juga dimasukkan ke dalam kelompok negara Skandinavia.

Tapi kalo Finlandia, beuuuuuuhhh…beda sendiri bahasanya. Kagak ada mirip-miripnya sama negara tetangga. Dan entah kenapa, bangsa Viking dulu itu invasinya gak sampe ke Finlandia. Padahal kan tinggal ngesot dikit aja dari Swedia. Kenapa ya? Kebanyakan hutan kali ya di sini?

Karena itu, seharusnya Finlandia tidak bisa disebut sebagai negara Skandinavia.

Tapi berhubung secara geografis emang satu daerah, istilah Skandinavia ini suka interchangeably dipakai juga sebagai istilah untuk mengelompokkan negara-negara di area eropa utara.

Walaupun begituuuu…orang Finlandia sendiri gak pernah memakai kata Skandinavia untuk menggambarkan negaranya. Nordic (atau Nordic countries) adalah istilah yang lebih tepat untuk menjelaskan di  kelompok mana negara ini berada.

PENDIDIKAN

Satu lagi yaaa….yang satu ini pasti udah pada tau deh. Kalo gue nyebut Finlandia, pasti pernah denger deh tentang prestasinya di PISA studies sebagai negara dengan kualitas pendidikan terbaik. Udah bosen lah ya kalo ngomongin itu…di wall facebook gue banyak banget seliweran artikel dengan topik yang begitu-begitu lagi. Zzzzzzzzzz….

Tapi ada satu hal yang sampai saat ini terpatri di otak gue. Sayang sekali gue gak nemuin artikel yang pernah gue baca dan bikin hati gue tersentuh itu, tapi kira-kira di artikel tersebut tertulis begini:

“Ketika kami dibilang sebagai yang terbaik menurut PISA study, kami cuma tertawa, ah,..ini pasti suatu kesalahan, pikir kami. Ketika kami tiga kali berturut-turut di posisi pertama, baru kami mulai berpikir “We must be doing something right here and we shall continue”

Nah, di sini aja gue udah terharu. Orang-orang sini memang terkenal rendah hati, bahkan bisa dibilang minderan dan gak percaya diri. Makanya dibilang jawara satu bukannya bangga malah gak percayaan.

Tapi yang bikin gue hampir netesin air mata waktu tokoh dalam artikel tersebut berkata:

“Ketika Finlandia melakukan reformasi sistem pendidikannya, tujuanmya bukan untuk menjadi yang terbaik. Yang sebenarnya jadi tujuan adalah memberikan kesempatan bagi SEMUA ORANG  untuk mendapatkan pendidikan. EQUALITY, itu lah yang kami inginkan, bukan kompetisi”

Sejak saat itu gue pun say no to private schools dan say yes kepada sekolah rakyat, dimana semua orang bisa masuk tanpa pandang bulu, gak perlu pake tes-tesan segala, gak pake beda-bedain tingkat sosial, kecerdasan dan lain-lainnya.

Easier said than done pastinya. Kalo gue tinggal di Jakarta, apa gue mau masukin anak-anak ke sekolah negri yang rumornya terlalu academic oriented itu? Mungkin enggak.

Mau masukin sekolah swasta yang katanya lebih well-rounded education? Mungkin gak ada duitnya.

Idealnya ada beberapa hal yang harusnya gak boleh dikomersialisasikan. Salah satunya pendidikan. Tapi keadaan di Jakarta saat ini cukup bikin gue bingung untu menarik batas antara “mahal demi kualitas” dan “mahal karena komersial”

Indonesia memang bukan negara sosialis seperti Finlandia, jadinya ide untuk menyamaratakan fasilitas buat semua orang mungkin bakal susah diterima. Tapi, selama sekolah swasta tumbuh subur, tetap bakal ada gap antara si miskin dan si kaya dimana cuma yang punya duit yang dapet akses ke pendidikan yang baik. Tapi kalo mau ngandelin pemerintah doang….ya sudahlah….gak usah dibahas ini mah…

Masalah yang pelik amat ini ya, bikin gue jadi ngantuk.

Segini dulu aja serba-serbinya, lain kali gue tulis hal-hal lainnya yang gue anggap cukup menarik di sini. Termasuk hal-hal yang sangat trivial seperti wafer kesukaan gue di sini yang kayanya wafer terenak sedunia buat gue. Atau fish and chips murah meriah di Hesburger yang lebih garing daripada keluaran Hard Rock Cafe atau Fish n Co.

Dan satu peringatan….gak usah percaya-percaya banget sama tulisan gue. Gue sendiri gak yakin yang gue tulis bener semua. Banyaknya sih cuma denger sana sini atau dikira-kira aja sendiri. HAHA.

Yang punya cerita-cerita menarik lain tentang Finlandia feel free to share here ya.

Advertisements

65 comments

  1. Kemarin baru aja lyat liputan ttg sauna dan tradisi minum bir di finlandia ini 🙂 sepertinya memang wajib dilakukan kalo pas ke finlandia deh 🙂 seruuu!

  2. Menarik bgt ya fun fact beginian, aku suka bgt denger, baca ato mengamati sendiri kebiasaan2 suatu daerah

  3. Hihihi kata2 “kl emang apes pencurinya pasti orang asing” itu sama kyk kl gw ke kampungnya jimmy, mereka selalu bilang hal yg sama 😀

  4. Chelle Handojo · · Reply

    loooh kirain Finland juga Scandinavian loh :O
    salah kira jugaa XD /dan parahnya kirain Norway itu yang Nordic/ *cuma gegara sama2 Nor*
    kalo soal Sauna…. di jepang juga parah gitu kak… hwahahahaa

  5. OMG…itu gambar kakek2 telenji di sauna 😀 disini mah ga usah repot2 bikin sauna, tiap hr di rmh jg udah serasa di sauna :p *eh, harusnya org jkt sehat2 donk yah?…
    beruntung deh mbak rika, tinggal di negara yg ga korup dan pendidikannya nomer satu di dunia….

  6. Rik, lo sendiri suka sauna ga? 😀 pernah coba sauna pake baju renang? (di rumah sendiri.) gue pernah…. dan ga enak! karna keringetan trus keringetnya nempel di baju renang yg mrekeket di badan, aiyyyhhh…. jadi memang sebaiknya ikuti kata org Finlandia deh, telenji is the best way, hahaha!

    ehm… soal mökki, pertama kali banget gue ke Finlandia (jaman masih pacaran), diundang ke mökki-nya kakek neneknya suami… eh, pacar… eniwei, gue pikir boleh lah, sekalian kenalan sama mereka, dan it can’t be worse than camping, right?

    bener sih, it’s not worse, tapi gue cukup syok juga liat toilet alaminya. 😀 pengalaman yg ga bisa gue ceritain, cuma bisa lo alamin sendiri deh. intinya, toilet alami ini ga ada airnya, walopun bentuknya seperti toilet modern, pake toilet seat dll. di toilet ini, kita cuma boleh pupi (ga boleh pipis yaaa), trus abis pupi, mesti naburin sejenis pasir campur tanah di atas pupi kita itu untuk mempercepat proses penguraiannya, dan ga bau. klo dipikir2 sih oke, masuk logika deh, it’s not dirty/unhygienic. tapi pemandangannya itu loh…. begitu buka toilet seat-nya, ehm, keliatanlah itu taburan pasir/tanah di atas pupi2 terdahulu.

    jangan kuatir, karna ga semua mökki seperti ini. mökki jaman sekarang sih punya toilet berair, cuma kebetulan di tempat kakek neneknya suami gue ini masih pake sistem jaman dulu. oh ya, dan klo kebetulan mökki-nya ga punya toilet berarir, klo mo pipis ya emg mesti di luar, di alam bebas. persis lah kyk camping, hehe.

    gue sukanya klo lagi ke mökki itu ke saunanya (i’ve turned into a Finn!), karna emg sauna yg pake api & kayu tuh rasanya lebih enak, ga gitu panas/sumpek & gue bisa keringetan lebih sukses. 😀 abis sauna, trus langsung nyemplung ke danau/laut terdekat, ya telenji jugaaa, hahaha… bener kok ga ada yg liat, karna biasanya letak mökki satu ke lainnya tuh jauh2 banget.

    btw klo penasaran mau liat toilet tanpa air, bisa ke Nuuksio di Espoo kok. seinget gue di situ ada toilet tanpa air itu. cuma gue sih males ya, karna klo toiletnya dipake sama keluarga sendiri sih oke deh, masih bisa gue tolerir… yg di Nuuksio kan berarti toilet umum. er….. no thanks. :p

    gue pernah nulis hal2 “aneh” yg gue temui di Finlandia jaman dulu pas baru pindah. ga cuma di Finlandia sih mungkin ya, karna menurut temen2 gue yg lain yg kebetulan tinggal di negara Eropa lain juga sama tuh di negara mereka. but still, feel free to read it if you’d like! 🙂

    http://saxsilverain.wordpress.com/2006/12/14/beberapa-keanehan/
    http://saxsilverain.wordpress.com/2009/12/10/beberapa-keanehan-lanjutan/

  7. sama ama kek di korea, harus telenji kalo masuk ke ruang sauna
    untung dipisah ruangannya, dan harus siap diliatin kalo tampang beda ama orang korea ;))
    dan kalo di korea, berhubung di tempat sauna ada ruangan yang isinya kasur dan bisa buat tidur, sauna bisa jadi alternatif tempat nginep yg murah meriah, hehe

  8. Eh, bukan termasuk Scandinavian toh?? Itu gw juga baru tau…
    Baru gw mau komen, mokki itu kok lucu. Kaya yang di film-film atau buku-buku yang suka gw baca waktu muda dulu. Ada rumah peristirahatan di tengah hutan, disebelahnya ada sungai mengalir… bening… gemericik… Terus malem duduk di depan perapian… and so on… Terus lo bilang, “ga ada listrik”, doh, males lah!! Lalu liat komen saxsilverain, tentang toiletnya, eeeerrr…. hahahaha^^. Kayanya kalo mau pergi ke mokki mendingan gw ga tau sisi “tradisional”nya ini deh hehehe…

  9. *berkenalan*

    anyway…seneng banget baca ini…kayak berasa udah pernah kesana jadinya…
    kalo boleh share tentang gimana anak2 difinlandia belajar calistung (baca tulis hitung) pernah denger kalo disana anak2 ga terlalu dini utk di suruh belajar nulis (pegang pensil) tapi aku kurang tau juga gimana kebenarannya. boleh share?
    thank u lohhh…. (penasaran)

    joice

  10. seruu bgt sih yg mokki itu. tenang bgt pasti rasanya waktu tinggal di tengah hutan begitu, apalagi kl ada danau di dkt sana. udah gt juga ga perlu cemas takut kepanasan karna udah pasti dingin ya kan tidur disana. cuma masih ngebayangin harus pupi dan pipis di tengah hutan.. itu bagian yg paling sulit kayaknya..
    Nanti kl udah mokki cerita2 yaa 😀

  11. thanks for sharing mbak, jadi tau kebiasaan orang finlandia nih, dan respect banget sama tingkat kejujuran di sana yang sangat tinggi ya mbaa.. *standing applause*

    btw salam kenal mbaa 🙂

  12. Penasaran sama mokki deh beneran, enak kan lari-lari telanjang nyemplung ke danau, hasrat gegilaan bis aterpuaskan tuh.
    Tapii gak ada listriknya ya? Haduuuh matgay nanti ya.
    Ayo rik bujukin mikko nyobain mokki itu, masa dia demen blusukan di kampung istri tapi istri ga boleh blusukan di mapung suami 😀

    1. itu dia etty….begitu denger gak ada listrik dan gak ada wc langsung menciut nyali ini.

      hari gini ya boooo….gak ketemu listrik rasanya kaya tinggal di gua

  13. waw…..itu bener2 gak pake apa2an sauna bareng2….***tutup mata

  14. Rika, hahahaha gue jadi inget suami gue paliiing males kalo lagi sauna trus seruangan sm org Finland. Karena ya pastinya mereka kan telenji sebagaimana bule awamnya, trus lagi telenji gitu ngobrol2 ramah dan lamaaa..
    Suami gue bilang ‘disturbing’ bgt kalo udah orang Finland masuk, yang dia kategorikan sama dengan bapak2 tua Austria kalo sauna. Ngangkang2, telenji dan ngobrol ahahahhahaha..

    1. masa sih my?
      karena biasanya orang filandia paling males ngomong sama orang asing.
      tapi bisa jadi orang finland yang tinggal di luar negri wataknya beda sama yang di sini. Yang tinggal di luar malah katanya lebih ramah dan banyak ngomong. Beda banget sama yang masih “pure”, dingin kaya es batu, hihihihihihihihi

  15. halo tante (?) haha xD
    aku iseng-iseng nyari wawasan tentang finlandia di google dan nemulah ini! duh, gilak jujur-jujur banget ya orang2 di sana. Coba deh di Indonesia, tetangga sendiri aja belum tentu jujur sampe segitunya.
    Makin sukak deh sama Finland! hihiy. Kayanya aku bakal rajin2 juga ngunjungi blognya tante, ceritanya seru euy.

    1. halo nabila
      eh, atau rana?
      di jakarta memang susah cari orang jujur kayanya ya…tapi katanya sih di desa2 kecil penduduknya masih polos2 dan jujur.

  16. Hai Rik, met kenal. Pindahan dari multiply bukan sih? Kayaknya familiar. Kenal Ida istrinya Agung Mbot? Aduh salah fokus. Anyway, sekali lagi gue mau bilang, met kenal ya, gue Sarah.

    Tentang Finland, mungkin bisa digugling macam mana itu negara, kebiasaan2, blablabla. Tapi, gue suka cara elo nulis. Komedi abis. Mungkin bukan gue yang pertama kali bilang, tulisan elo tuh fresh. Keknya gue akan jadi penggemar garis keras blog ini deh.

    Yang rajin ya nulisnya, kasian dong sama gue yang ketagihan. Semangat! (^_^)

    1. Hooooi Saraaah.
      Maap ya lama bener ini gue bales komennya.

      Gue memang pindahan dari multiplya. Gak kenal ida dan mbot secara langsung sih, tapi gue fans garis kerasnya simbot dan pernah beli kue dari idabaik. Pas ambil kue di rumahnya gue berasa masuk museum gitu, berasa masuk tempat bersejarah. Namanya juga ngefans yak…

  17. eh gilak, lo udah setahunan belajar masih belum fasih? lebih susah dari Jerman ya Rik? semester ini gue ambil mata kuliah bahasa sono, denger native ngomong sih lucu yaaa.. kaya lagi ngomong bahasa Korea gituu. Tapi liat dia punya 16 kasus, melongo aja gue. gak tau deh gimana nanti kelanjutannya. HAHAHA.

    Anyway, tadi di kelas dikasih kartupos contoh kata-kata dalam bahasa Finland, dah ho-oh sauna dan mökki ditulis di contoh, setelah baca tulisan lo, gue jadi nyambung kenapa mereka segitu pentingnya ditulis di sana :)))

    1. Ajeeeeeeeeeeng.
      Ya ampooooooooon. Ngapain belajar bahasa sini? Gak ada yang lain apa yang bisa lebih kepake? Prancis gitu? Spanyol? Arab.
      Bahasa sini kan kepakenya di sini doang. Penduduknya juga cuma 5 juta orang.

      Menurut gue sih bahasa sini lebih jelimet dibandingkan bahasa jerman. Tapi jerman juga cukup sulit loh menurut gue. Buktinya dulu gue gak bisa2 bahasa sana.
      Tapi masalah bisa atau gak sih kayanya masalah kebiasaan aja ya. Kalo sering dilatih pasti bisa. Masalah gue ya itu…cuma belajar di kelas tapi gak dilatih di dunia nyata. Abis tiap mau ngomong lutut gue udah gemeteran duluan.

      1. Tadinya gue mau ambil Arab, tapi kelasnya penuh ga dapet tempat. Yang kaya menarik di modul kuliah cuma Finish :))) sekalian lah, kali aja kapan2 gue ke Finland, jadi bisa praktek ngomong. Hehe.. iya banget lebih susah dari Jerman, tapi seru sih Rik, walau tiap masuk grammatik kepala gue kaya mau pecah :)))

        1. Ajeeeng, ke sini dooong. Nanggung kan kalo udah belajar bahasanya tapi gak berkunjung. Nginep tempat gue boleh loooh. Tapi agak ndeso gitu ya di Kerava

        2. Asiiik boleh nginep di lo, kiitos, hahaha.. mau banget gue ke sana, lagi nabung dulu nih Rik 😀 lo belajar Finish pake buku apa Rik? Pake Ollie Lili bukan?

        3. Bukan, jeng. Hyvin Menee sama Suomen Mestari buku gue.
          sering2 cek air berlin sama baltic air, kadang bisa dapet murah banget.
          Ade gue waktu itu dapet 60 euro pp naik air berlin dari dusseldorf.
          Kalo lufthansa suka ada promo 99 euro dari/ke Berlin, Muenchen, Frankfurt. Tp kalo dari kota lain biasanya mahal.

        4. Oh beda ya. Siip nanti gue cari2 dulu, kali aja pas liburan semester ada yang murehe 😀

  18. Yah .. Aku kepengen banget deh nerusin Kuliahnya ke Finlandia.. Katanya disana banyak kemudahan kan ? Aku pengen banget lho.. Tapi disana ada ngga jurusan teknik kimia ? :/

    1. ayo, coba daftar. Coba kontak PPI Finlandia kalo mau tanya2 info lebih lanjut.
      Jurusan Teknik Kimia pasti ada, tapi kurang tau untuk program internationalnya (yang bahasa inggris) ada apa gak

  19. hi sista rika ….. salam kenal yaaa, saya seneng baca story nya yang idup banget, btw saya pengen tau banyak tentang negara yang satu ini, moga sista mau berbagi yaaa…. tengkyuuuu b4

    1. Hi Roro…
      sama-sama
      kapan2 aku cerita2 lagi tentang Finlandia. Kalo mau tanya2 silahkan aja ke seerika@yahoo.com, kujawab sebisaku

  20. makin tertarik sama FInlandia.. envy banget tante bisa tinggal disana,, pengen ambil S1 biologi ada nggak sih? tp biaya hidupnya gede ya disana?

    1. S1 biologi ada kok di sini. Lumayan jurusan favorit, soalnya banyak banget orang asing yang ke sini belajar biologi.
      biaya hidup memang lebih tinggi dari Indonesia. Tapi bisa ditekan dengan gaya hidup sederhana

  21. TErima kasih. Saya telah mengirimi anda pertanyaan melalui email anda. Tulisan ini sangat Fresh..Sukses Terus Untuk anda. Semoga sy juga bisa ke Finlandia untuk mengetahui pendidikan dan kemajuannya..hingga bisa menularkannya di Indonesia.

    1. halo saiful
      udah kujawab lewat email ya

  22. sy ada rencana utk lanjutin skolah dsn mbak….jd pingin tw byk ttg finlandia apalg hbs baca tulisan mbak d atas jd tambah penasaran deh…tengkyu!!

    1. sama-sama adri
      di facebook ada juga loh pagenya PPI Finlandia, kali2 bisa dapet informasi dari sana

  23. Haloo kakkk 😀
    Wahh seneng banget aku nemu blog ini. Soalny emang lg nyari2 blog orang Indonesia yg tinggal d finland. hehe Mau tau banyak ttg finland dan pendidikannya, ’cause aku skrg lg kuliah di bid. Pendidikn. Jd ad rencana mau nerusin d finland. Aku tunggu tulisan lainnya kak. Salam kenal ya 🙂

    1. halo deeeekkkkk
      tulisan disini sih seringnya random dan lucu2an aja, jangan dijadikan acuan kalo mau tau tentang finlandia yang sesungguhnya 🙂

  24. Bela · · Reply

    Wah, senang sekali rasanya nemu blog ini. Sebelumnya salam kenal ya, Kak. Kebetulan saya sedang menampung byk informasi ttg Finlandia karena kepengen banget ngambil Master di Aalto University. Tapi sayangnya, di Indo gak ada kursus bahasanya *baru cari lewat Mbah Google doang dan gak nemu solusi hiks :'(* Kalau bahasa Suomi sendiri, apa diperluin banget yah buat berangkat kesana? Atau bisa belajar waktu udah disana, jadi gak perlu repot belajar suomi dari negara asal? Terimakasih sebelumnyaaa 😀

  25. biaya hidup di finlandia mahal bgt apa mahal aja kak? kalo dibandingin sm inggris/USA?

  26. Baca ini jd flashback lg wkt kesana, pgn bgt kesana lg. Nanti boleh numpang nginep ya mba hehe..akupun ngalamin hp ketinggalan di souvenir shop br inget besoknya, pas balik hp disimpenin sm pemiliknya. Ktnya ada yg nemuin dan dikasi ke dia, terharu…temenku jg antingnya jatuh dijalan sempet2nya oma2 ngejar kita buat ngasihin anting itu makin terharu..segitu jujurnya orang finland. BTW namaku jg beken ya disana untuk nama cowok, with double T (antti) haha…

  27. areyndra · · Reply

    mba seerika, aku pgn bgt kr finland mba…. gimna caranya hikzzz. udah ikutan tes ini itu blm ada yg nembus. sampe usiaku skrg uda 26 thn. kasih tau caranya mba seerika. kiitos

  28. Waah jadi pengen banget kuliah difinlandia..
    Tapi sayang aku ga bisa bahasa inggris.
    Aku pengen ngambil jurusan yg berhubungan lingkungan..

  29. Halo Mba Rika! Anny makin cinta ama blog ini! sukses bikin informasi bertambah sambil ngakak guling-guling! mau comment lagi nih, jangan bosen-bosen sama saya ya 😀

    Sepertinya sauna itu favoritnya negara2 super dingin di eropa utara dan timur sana ya? Dulu pernah ke Rusia pas winter sempat ngerasain pengalaman sauna. DIsuruh bolak-balik masuk sauna-tumpukan salju. kedengeran aneh sih, tapi rasanya ajib gila! trus ada acara disabet-sabet pake ranting daun (kaga tahu tanaman apaan).

    Ngomong-ngomong soal kejujuran di Mumbai, Mumbai itu jauh lebih aman dari Jakarta loh.., orang lokal Mumbai memang chillax dan rata-rata jujur, walau super komersil. kalo udah liat muka gw, tukang bajaj pasti langsung kasih harga 2x lipat harga normal! tapi kalo udah deal sama harga, dia ga bakal cari alasan buat cari duit lebih. (ga kayak di jakarta yang kalo naik bajaj, pas bayar ngaku2 ga ada kembalian!!)
    Kejadian pribadi dompet paspor gw ketinggalan di taxi bo!!! dan gw baru sadar setelah ditelpon sama visa officer di perusahaan gw yang ditelpon sama tukang taxinya (di passport gw ada document yang nyantumin nama sama nomor hp doi) (tengsin abis!! mana pake diceramahin sama suami pula!!) setelah ditelpon balik, dia datang ke tempat tinggal gw buat balikin paspor gw, dengan catatan gw harus bayar biaya taxi ke tempat gw. Mau diminta bayar ongkos bolak-balik 3x juga saya rela bhai!! Akhirnya setelah ngundur 2x dan telat 2 jam dari waktu yang ditentuin (emang kebiasaan ngaret orang India pengen bikin banging head deh!), akhirnya tuh dompet balik lengkap dengan boarding passes dan uang yang gw taro di dompet (padahal dia bisa aja ambil tuh duit.. 😀

    1. Wah aku juga baru tau di Rusia ada kebiasaan nyebur ke salju abis dari sauna. Mirip sama di sini. Tapi memang Finlandia tetanggaan sih sama Rusia, malah dulu Finlandia bekas jajahannya Rusia, gak heran kalo mirip2 ya.

      Wah, gue baru tau Mumbai termasuk lebih “jujur” daripada Jakarta. Gue pernah ke Mumbai sekali, malem2 gue pernah jalan sendirian dari mall balik ke hotel, terus dikejer2 pengemis. Trus aku kapoooook. Takut boook

  30. Beneer bgt mb,finland enak buat tinggal apalagi transport ny the best dweeeh,tp hrg makanan nya ampuuuuunnn ,mahaaaaalll😖😂

    1. iya nih…aku juga paling tekor soal makanan. Padahal udah masak sendiri tiap hari. Apalagi kalo lagi winter…ampun dijeeeey…semua bahan makanan harganya naik gila2an

  31. Seneng banget baca artikel mbak yang ini… Makin penasaran dengan Finlandia… Tp kayaknya kalau aku hidup di sana, gak bakalan tahan ama suhu minusnyaa…brrrrrrrrr….heheee
    Keep writing ya mbak…
    Salam kenal, aku Dian…

  32. Yudi Prabudi · · Reply

    Hahaha. Halo mbak salam kenal :). Btw, masih banyak lagi mbak hal2 seru soal Finland seperti makanan blood pancake yang nggak banget (lol); orang2 Finnish yang tertutup banget tapi kalau udah kenal gilanya minta ampun, hahaha ; nyamuknya yang super banyak (tapi katanya itu penting buat penyebaran berry2 mereka), Aurora Borealis yang seru banget dan berasa jadi Santa Clauss beneran hahaha. Finland memang negeri dongeng di kehidupan nyata, hahaha 😀

  33. Faizah · · Reply

    Saya suka artikelnya mbak.. Mokki nya keren ya..ada di tengah hutan. Lagi membayangkan serunya petik buah berri&mancing ikan di sungai. Kami di sini kalau harus tugas ke hutan biasanya harus nge camp (pake tenda), cari ikan juga sih, toilet juga alami. Berharap suatu saat ada pondok buat nge camp. Mbak, Kerava sama Kemi jauh ya? Saya ngefans saya band Sonata Arctica(dari Kemi), sayangnya mereka nggak pernah konser ke Indonesia.

    1. aku juga sampai saat ini cuma bisa membayangkan aja nih, belum pernah ngalamin ke mokki atau ke hutan petik berri, hiks hiks hiks.

      Kerava sama Kemi lumayan jauh. Kamu kok bisa ngefans sama band itu? Aku bahkan belum pernah denger namanya loh

  34. Faizah · · Reply

    Iya mbak..Soalnya saya suka sama dengerin musik dg genre power metal/symphonic metal/melodic metal dari band2 Eropa dan saya ngefans banget sama Sonata Arctica. Serius mbak ga tau Sonata Arctica? Padahal ada lagunya yg lagi ngehits&jd nominator di salah satu radio di Finland ( judulnya The wolves die young). Tapi mbak tau Nightwish kan? Ada 2 band member Nightwish yg tinggal di Kerava, kalau nggak salah Marco Hietala& Emppu Vourinen. Kalau ketemu mereka, titip salam ya mbak, dari fans nya di Indonesia. Hehehe..soalnya mereka juga ga bakal konser di Indonesia

    1. Errr…aku gak tau juga Nightwish. Kamu denger radio Finlandia? Aku gak nih…aku denger radio kalo di mobil aja, trus di sini gak punya mobil jadi…ya gitu deh. Duh, aku kuper banget ya. Tapi Mikko tau kok Nightwish, tapi dia baru tau tuh kalo ada dua membernya yang tinggal di Kerava. Aiiih, jangan-jangan tetanggaku

  35. Faizah · · Reply

    Hehehe..saya nggak dengerin Radio Finland kok mbak, tapi saya tau mereka masuk nominator radio Finland dr Fanpage nya, mau vote tapi ga bisa vote krn harus login dulu, sementara webnya pakai bahasa suomi. Saya sih dengerin lagunya dari CD saja, alhamdulillah saya koleksi semua CDnya dari tahun 2000-2014( fans sejati nih ceritanya). Kalau Nightwish, album terbarunya mau dirilis tanggal 27 Maret 2015. Single nya udah ada di Youtube, judulnya Elan. bagus loh mbak. Semoga saja 2 membernya itu tetangga nya mbak,Rika, perhatikan saja mbak,kalau ada cowok gondrong&gothic yg tinggal di sekitar mbak. hehehehe

  36. Faizah · · Reply

    Mbak, mau ralat, ternyata Sonartica bukan masuk nominasi radio, tapi Emma Gaala(Finnish Grammys) masuk kategori Metal Album of the Year and Artist/Band of the year. Kalau ada FB mbak Rika saya add friend ya mbak? kiitos paljon

  37. Faizah · · Reply

    Mbak, mau tanya nih..emang di Finland ada wajib militer ya bagi orang dewasa(laki-laki) umur 30 tahun ya? ada kriteria nya ga? trus apa yg dilakukan waktu wajib militer?

    1. Wajib militer ada untuk laki-laki. Biasanya pas mereka umur 18 tahun. Bisa pilih ikut army selama 6bulan atau kerja sosial selama 1 tahun. Bisa juga dilakukan di waktu lain kalau pas umur 18 tahun itu mereka berhalangan, misalnya sakit atau lagi di luar negri.

      Laki2 yang ganti WN jadi WN Finland juga akan diwajibkan untuk mengikuti wajib militer ini, aku kurang tau sampai batas usia berapa

  38. shania wulanda · · Reply

    kak, jadi kalau orang asing sekolah disana gratis plus ga pake test lagi?. aku pengen banget sekolah di finlandia, tapi sayang aku disana gaada siapa siapa huhu:(

    1. tergantung sekolah apa yang kamu maksud? Di sini yang disebut sebagai sekolah itu artinya tingkat SD-SMA, gratis dan setau saya masuk tanpa tes. Untuk orang asing biasanya masuk kelas persiapan dulu selama 1 atau 2 tahun utk belajar bahasa sini baru kemudian gabung ke kelas reguler.

      Kalau untuk sekolah kejuruan (ammattikoulu) ada tesnya, begitupula untuk jenjang universitas. Soal biaya, sampai saat ini masih gratis untuk semua jenjang.

  39. Dear ka seerika..
    Aku baru punya plan buat move to finland,dsana punya kenalan org finland.. but anyway,gimana pengalaman pertamanya dengan suhu disana? Hmm.. jelas jauh beda dong dengan jakarta? Secara dsana dingin banget.. pernah ngalamin masalah ga?? Aku agak gak kuat dingin sih hihi.. takut hiportemia bahaha…
    Then,can we found a job there?
    Aku excited bgt pengen tinggal disana.. dan kerja disana..
    Thankyou for you reply :3

    1. kebetulan aku pindah ke sini di penghujung musim panas, jadi badan gak langsung kaget sama cuaca dingin. Trus lagi hamil besar pula, bikin badan berasa anget-anget terus. Sekarang sih udah gak hamil jadi lebih sering kedinginan tapi bisa diatasi dengan peralatan tempur yang tepat.

      soal kerja, duh susah jawabnya. aku sih belum beruntung dapet kerja tapi ada aja tuh yang nemu pekerjaan di sini

  40. ibliz putih · · Reply

    Gimana ya orang miskin seperti saya bisa datang dan menikmati indahnya negara skandinavia??? Mimpi kaleeee……

  41. Gan, kalo orang finland sama sweden mukanya mirip gak? Ato dah beda jauh kaya rusian???

  42. yaampun poin terakhir -sebagai pertanyaan menyebalkan- abis aku tanyain ya di postingan lain haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: