Istanbul-Muenchen-Prag-Singapore-Kei Islands-Jakarta (2)

Berhubung ada yang nagih  kelanjutan kisah pertemuan gue dan Mikko, gue sempet-sempetin malam ini untuk menulis, mumpung masih suasana anniversary kami yang kedua, hati ini lagi cinta-cintanya sama suami.

Bagian pertama dari cerita ini masih ada di blog yang lama (multiply), mungkin besok gue copy ke blog ini juga biar gak terpencar-pencar.

Melanjutkan kisah gue dan Mikko di Istanbul, setelah kejadian kecup mengecup itu gue pun kembali ke Muenchen dan langsung meluncur ke kelas selepas mendarat di airport. Jangan tanya belajar apa waktu itu, kagak bisa konsen soalnya. Kebayang terus sama si bule Finlandia yang berani-beraninya cium pipi gue itu. Di dalam kelas gue malah sibuk bengong dan senyum-senyum sendiri, gak bisa disangkal kalo gue ini sebenernya lagi GR tingkat tinggi.

Selesai kuliah gue pun terburu-buru pulang untuk secepatnya buka laptop daaaaaan…menulis email buat Mikko. “Hi, remember me?” jadi kalimat pembuka email gue dilanjutkan dengan cerita panjang lebar tentang hari itu, tentang kuliah, tentang temen-temen, tentang tugas-tugas kuliah…pokoknya sok ikrib banget lah. Kalo lagi infatuation begitu ternyata gue jadi banyak ngomong rupanya. Begitu klik tombol ‘send’ hati gue langsung kebat-kebit. Dibales gak ya? Email gue kepanjangan gak ya? Dia beneran masih mau kontak ma gue gak ya? Gelisah rasanya hati ini menunggu balasan dari si doi.

Ternyata gak pake nunggu lama, email gue di bales sama Mikko kurang dari satu jam, dan kalimat pertama dari dia adalah: “Of course I remember you. I can still feel the softness of your cheek against my lips”

Ampuuuuuuuuuuun dijeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee. Gue maluuuuuuuuuuuuuuu bacanyaaaaaaaa. Tapi yah jelas gue tambah geer dan hati gue tambah berbunga-bunga. Perut gue jadi terkocok-kocok saat itu. Seperti kata pepatah: kaya ada kupu-kupu ngider di dalam perut gue, bikin resah gelisah hati ini.

Lanjut dari situ kamipun beremail-emailan dengan gencarnya. Hari-hari gue jadi lebih ceria karena berasa punya sesuatu yang ditunggu-tunggu: email dari si bule Finlandia! Gak puas email-emailan kesaktian yahoo messenger pun dipraktekkan, tiap hari chatting panjang lebar sampe jari-jari gue ledes kebanyakan ngetik. Di hari ke sepuluh Mikko menulis di ujung emailnya kalo dia kangen gue dan bener-bener berharap bisa bertemu gue lagi. Gue pun membalas kalo gue kangen dia juga dan juga berharap kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti.

Biarpun beneran kangen tapi sebenernya gue merasa bersalah nulsi kalimat itu. Gimana gak? Gue kan punya pacar joniiiiiii. Pacar tercinta di Jakarta yang gak tau kalo gue lagi mabuk berat di gombalin cowo lain.

Anehnya setelah itu gak ada kabar dari Mikko. Dua hari ku menanti tapi emailnya tak kunjung tiba. Ah, tapi saya tidak khawatir, namanya juga lagi travelling, mungkin hari itu si dia berada entah di kampung mana dan gak ketemu warnet. Sebagai pengganti chatting yang gak kesampean hari itu, gue pun panjang lebar mengoceh tentang Istanbul dan dan holiday fling gue sama seorang teman yang dengerin gue dengan tabah sambil terkantuk-kantuk. Lagi asik-asik cerita terdengar ketukan di pintu gue.

“Eh, itu Uli tuh…mau ngajak makan pempek” gue bilang ke temen gue itu

Pas pintu dibuka, ternyata memang Uli tapi dibelakangnya…eng ing ennnnggggggg……ada si bule di pintu kamarku!!!!!!!!!!!!!

“Rikaaaaa…look who’s coming to see you” kata Uli (atau kira-kira gitu deh, gue lupa u bilang apa waktu itu, Li)

Haaaaaaaaaaa? Begimana mungkin? Ini gue mimpi atau begimana? Baru tadi gue cerita ke Rusti tentang Mikko kok tau-tau orangnya muncul di kamar gue???????

Ternyata yah sodara-sodara,…saking kangennya Mikko sama gue, dan saking dia tidak bisa mengontrol perasaannya (duileeeeee), dia pun nekat beli tiket ke Muenchen buat sekedar melihat gue sekali lagi. Padahal waktu itu dia lagi berada di pedalaman Turkiye sono.

“When you said you miss me too in your email I brave myself to come here to see you”.

Juweweeeeeeng, bukannya seneng, bukannya ge-er, ternyata gue malah jadi gak enak hati dengernya. Gimana ini? Gue kan udah punya pacar. Tapi kok malah bilang-bilang kangen ke cowo lain? Eh, cowo lainnya itu pake dateng pula ke tempat gue, tambah refot kan? Ini salah besarrr! Gue jadi merasa bersalah baik sama si pacar maupun sama Mikko. Ke GR-an gue sukses mengirimkan sinyal-sinyal palsu buat Mikko. Gimana beresinnya ini???

Jadilah 3 malam Mikko di Muenchen gue malah gak happy. Terlalu diredam perasaan bersalah. Gue jadi takuuuuuuuut banget berduaan sama Mikko. Setiap kali mau pergi harus selalu minta dikawal Uli, Elsa dan Rusti. Padahal Mikko berharap gue dan dia bisa berduaan aja mengunjungi Salzburg yang indah tapi guenya tantrum dan memohon-mohon supaya temen-temen gue ikutan juga. Berhubung dompet gue ketinggalan, selama di Salzburg gue ditraktir Mikko . Mulai dari tiket sampe makan-makan Mikko terus yang nalangin. Kasian doi, pacaran kagak  tekor iya.

gue, mikko, elsa dan rusti di salzburg. Satu-satunya foto yang tersisa dari perjalanan itu, foto lainnya hilang entah kemana

Malam terakhir di Muenchen gue udah lebih santai, gue rela ngobrol berduaan aja sama Mikko, kejadian deh kita berdua ngobrol sampe pagi. Di malam ini lah Mikko menyatakan tiga kata yang sangat bermakna itu “I Love You”  yang dengan anehnya sama sekali gak masuk ke ingetan gue. Entah karena merasa bersalah ataukah terlalu ngantuk yang jelas gue gak gitu inget sama percakapan ini (dan Mikko sukses ngambek sampe sekarang tiap kali gue ngebahas ini).

Besok paginya Mikko bangunin gue dengan agak paksa,minta dianterin ke airport balik ke Turkiye, lhaaa gue malah bablas tidur. Ketika akhirnya kami berangkat ke airpot pake kejadian salah naik kereta pula. Namanya juga masih ngantuk, gue malah ambil kereta yang berlawanan arah dari airport. Ampun dah, acara perpisahan ini kok jauh sekali dari kesan romantis.

Tapi untunglah Mikko sampai di airport tanpa terlambat, setelah doi check-in gue gak bisa berlama-lama di airport karena harus kuliah. Akhirnya malah Mikko nganterin gue ke kereta dan kami pun harus berpisah lagi, kali ini entah untuk berapa lama. Mungkinkah ini pertemuan terakhir?

Ketika kereta mulai bergerak hati gue jadi sedih. Sedih berpisah dengan Mikko. Biarpun bikin gue bingung bukan kepalang tapi kedatangannya yang penuh kejutan itu bener-bener bikin gue tersanjung teramat sangat. Bikin gue merasa spesial. Sedih rasanya melepas orang yang sungguh menganggap gue berarti.

Besoknya ada email dari Mikko di inbox gue, di emailnya ini dia menulis:

.…I probably wasn’t good enough for you. I was the wrong age,wrong religion, wrong nationality… I was only sweet when you needed charming, only cute when you deserved handsome, only a boy when you wanted a man.

When all is said and done, I still want to have you as a good friend

Dan di akhir emailnya dia ucapkan lagi:

I’ll say it for one more time, even though you don’t want to hear it and will think I am out of my mind: I, Mikko Marttinen, love you, Rika Melissa.

Dan gue pun speechless. Walaupun air mata gue mengalir deras.

PS: aslinya diPublished on: Jan 7, 2011 @ 1:57

Advertisements

47 comments

  1. ditunggu babak ketiganya :))

    1. pegel nih ncy nulisnya, hehehehhe

  2. lanjutannya donk, dah kyk baca novel nih gw 😀
    berenti di tengah2…

    1. kalo mengikutin kesuksesan harry potter, sequelnya harus setahun sekali, beb

  3. motauaja · · Reply

    stujuuuhh…. seperti baca novel… awas ya kalo gak ampe selesai huhuhu…

    1. lhaaa, orang udah pada tau kok akhirannya gimana, gak perlu nungguin ai cerita dulu kan???

  4. Masalahnya…ini lebih kyk sinetron kejar tayang, yg jam tayangnya tiap hari :p

    1. saya berjanji, yang ini episodenya gak sebanyak cinta fitri

  5. aduh aduh, gue jadi ikutan deg2an inih, udh kyk nontonin sinetron (padahal udh tau bagian akhirnya pula, ahahahaha..) 😀
    saya pun menunggu babak ketiganya!

    btw, happy anniversary yaaa 😉 look how far you two have come now!

    1. Thank you Puniiiiii, seperti kata Mikko
      “O Em Jiiiiiii…..2 tahun??? Udah lama buangeeeeeeet”

  6. istrinyabayu · · Reply

    Apakah drama cinta dua anak manusia ini akan sepanjang cinta fitri? mari kita tunggu kelanjutannya *ala insert investigasi*

    hihihi. lucu bacanya. kebalikannya, gue meninggalkan pria yg berbeda bangsa, agama dan budaya demi Bayu 🙂

    1. gileeee riiiiiffff….kata2 demi bayunya itu harus diunderline, di bold, trus print dan pasang samping tempat tidur. Segitunya tuh pengorbanan lo buat Bayu. Bayu pasti ge er berat ituuuuh

      1. istrinyabayu · · Reply

        doi ga tau boook.. ahahahahahaaahhhh 😀

  7. motauaja · · Reply

    Hooiii mana Singapore-Kei Islands-Jakartanya????

    Terutama di bagian Kei Islands coba lebih detil yah… kalo perlu minute-of-meetingnya… kekekekkeek

    1. hahahahahaa…langsung aja deh tuh book batavia air dan saksikan sendiri keajaiban Kei Islands. Jangan lupa nongkrong di bawah pu’un keramatnya ya

      1. motauaja · · Reply

        halah… bukan keajaiban pula Keinya yg gw mao… tapi detil perjumpaan kalian di pulau itu,… kenapa bisa datang single, pulang double…. ituuuuu!!!!!

  8. hmmm…. baca postingan ini jadi menduga-duga.. kamu kenal sepupuku ga?? Namanya Uti (Diah Putri Pramiandari). Dulu dia tinggal di Muenchen juga.. trus pindah ke Hamburg, dan skrg lg nyelesaiin kuliahnya di Cologne.

    1. Kenaaaaaaaaaaal bangeeeeeeeeeeet. Pernah main ke tempat Uti di Koln beberapa kali. Uti dan Uli sekarang tinggal bareng dan kerja bareng juga di HRC Cologne.

      1. Iyaaa.. aku curiga kalian saling kenal setelah denger dirimu menyebut Uli dan Rusti. Aku cuman pernah ketemu sekali2 doang sih sama mereka. Sama Uli waktu di Soetta sebelum dia nikah. Sama Rusti waktu dia baru2 sampe Jerman, pas waktu aku nengokin Uti ke Muenchen. Kemungkinan mereka ga ada yg inget jg kali.

        Aiiih dunia memang seemprit aja.. hehehe.

  9. Eh, yang udah nikah itu Rusti, kan? Kalo Uli masih single sampe sekarang (bukan begitu??).
    Gue pernah loh nginep di tempat mereka beberapa tahun yang lalu. Sekarang sih udah lama banget gak ketemuan. Gak nyangka di internet malah ketemu sepupunya Uti.
    Memang dunia selebar daon melinjo aja rupanya

    1. Eh bukannya dua-duanya sdh menikah ya? Rusti duluan, terus Uli bbrp tahun lalu. Waktu itu sih dengarnya Uli mau nikah. Tapi memang Uli msh di Cologne sama Uti sampe sekarang sih. Eh Uti rencananya mau balik for good loh summer ini..

      1. Haaa? Uti mau balik for good? Seriussss? Gue ngarepnya mereka semua tetep stay di jerman biar kalo gue main2 sana ada yang dikunjungi :D.

        Gue kontak sama Uli sekarang paling cuma lewat fesbuk. Sepertinya harus gue telepon dan interogasi nih, hihihihihihihi

  10. Ehm… this story is so romantic !! 😀 Macam baca novel ajah 😉
    Rasanya ceritamu adalah impian rata-rata gadis belia 😀 ya tidak ? ^^
    Tak sabar menunggu kelanjutannya 😀 gaya tulisan Rika lucuuuuu 😀

    1. Hahahhaha, kalo dijadiin novel mah ini cuma berapa lembar aja kisahnya. Kasian yang beli.
      Apakah kisah ini mampu menyaingi kisah tenar Edward dan Bella? Kita lihat saja nanti…. 😀 😀 😀

  11. jyaaaa.. dan gw merinding pas baca akhiran emailnya mikko.
    I, Mikko Marttinen, love you, Rika Melissa.

    booookk, berdiri lagi deh ini bulu2 kuduk gw ngetik ginian.
    hihihi!
    anw, lg bloghopping dan nyasar kesini. aku suka.. 🙂

    1. Haaaiii…salam kenal.
      Ini cerbung lama yang entah kapan akan diteruskan kisahnya. Cinta Fitri aja kayanya udah tamat noh di Indonesia :p

      1. oh udah tamat ya? gw yang di indonesia malah gak tau.
        gak sempet nonton tv bok, hahahahaa..
        maklum punya majikan kayak qiara :))
        terusin donk cerbungnya, tanggung niy yang baca hihihi.

  12. Gue asal tebak sih. Keterlaluan kalo sampe sekarang masih belon tamat juga si Cinta Fitri. 😀

    Mau nulis sambungannya harus nunggu mood romantis2 dulu, tapi susah boww…maklum, punya majikan kaya Kai 😀

  13. Aduh Rika! Tanggungjawab ini gue jadi nagih sama seisi blog loe!! Sabtu pagi bukannya bebenah malah lanjut baca! Hahahahahhaha kalo udah jodoh gak kemana ya neeeeeeeeeeeik. Mengharukan sekali, akhirnya Mikko dapat juga wanita impiannya.

    Ngomong2 emang si Mikko umurnya berapa sih? Kok “wrong age”?

    Gue suka banget deh sama kisah percintaan kalian. Besok2 kalo ktemu Shanker RS ato Raam Punjabi gue kasih link blog ini ya, hahahahhahahaha.

    1. Kejar tayang mbak? Santai ajaaa…gak kemana2 kok blog nya, hihihihihihihihihi.

      Mikko lebih muda 4 tahun dari gue, Car. Waktu awal2 ketemu itu gue 25 dia 21 dan di umur segitu pasti dong gue mikirnya “iihh…males amat pacaran ama berondong”. Ternyataaaaaa…5 tahun kemudian malah dikawinin.

  14. Nyasar ke blog sini, ehhh dapet cerita bak fairy tale. hope the ending also will be happily ever after. :)))
    Salam kenal ya!

    1. Salam kenal juga Dessy. Di Singapur ya? Salam ya buat Sakura sama Bali Thai. Sluurrrrrp.

  15. Ah, ini..ini.. ini yg aku tunggu…

    1. aaahhhhh….baca dari multiplya ya? Emang yg disitu udah gak dilanjutin lagi

  16. Winkthink · · Reply

    Aaaannnggg…..mata saya berkaca-kaca bacanyaaa…

    1. emailnya Mikko ini mmg mengharukan yaaaa

  17. ehm, ternyata udah adin hahaha. maap, pembaca demanding tadi esmosi, ikut terbawa suwasana, ndak sabar sama kelanjutan kisahnya. OKEK, LANJUT!!!

  18. Aduh kok saya nangis ya
    *telat comment brapa taun kemudian
    Salam kenal mbak rika

    1. salam kenal juga, zara
      *sodorin tissue*

  19. tari · · Reply

    ka Rikaaaaaa, sadis banget yg email terakhirnya… kalo saya yang baca udah telen tabung gas elpiji #eh tabung oksigen #tercekat gimanaa gitu ala – ala novel .. hehhe long last sampe kakek nenek ya, Kaaa 🙂

  20. anisahusna · · Reply

    salam kenal kak..
    yaampun bacanya bikin aku kebat-kebit juga ka hahaha

    1. hihihihhihi…kisah cinta emang paling laris nih

  21. Duhh jadi ikutan kepo berat dengan kisah cintamu mbakeee….hehehe. Jarang2 nih blogwalking, sekalinya jadi ga bisa berhenti deh. Beneran bagus dibikin novel..!

  22. Aulia · · Reply

    Kak Rika aku lagi bloghopping awalnya cari Salmiakki gara-gara nonton di Youtube Amber (personil girlband Korea f(x)) ditawarin makan Salmiakki sama Simon & Martina dari EatYourKimchi DAN AKHIRNYA MALAH NEMU BLOGMU KYAA! ><

    Padahal niatnya tadi nonton Youtube karena mau refreshing bentar dari ngerjain laporan praktikum, well…. Dari tadi Part 1 ceritamu sampai Part 2 ini cuma "Huaaa romantis!" dan "Huaaa" atau "Kyaaa" lainnya yang keluar dari mulutku (dan melupakan sejenak laporanku HAHAHA) sampai baca akhir postingan ini aku jadi termenung sendiri….

    Kak, jodoh itu emang ga kemana ya. Lelaki kalau niat, apapun rintangannya bakal dihadapin :')
    Yowis, aku mau lanjut baca postingan ketiga hahaha *ga nyadar tugas laporannya*

    1. haahahaha…gimana ceritanya ya dari awalnya nonton girlband korea trus nyasarnya ke blog aku. Jadi penasaran, kamu nulis search termnya apa kok bisa sampe ke sini? salmiaki ya? hihihihihihi. Aku belum pernah loh makan salmiaki, ngeliatnya aja bikin takut.

      ayo…balik lagi ke tugasnya

  23. Waaaw, cerita cinta kalian keren sekali rika dan ditulis secara ringan, serasa baca chicklit aja nih, ga mau berhenti bacanya sebelum tamat 😀
    Untung aja baru skrg aku nemu blogmu jadi langsung bisa marathon bacanya 😀
    Ga berminat buat nulis novel ka ?

  24. […] 1 Part 2 Part 3 Part 4 Part 5 Part 6 Part […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: