in between

“Don’t you think it’s really great that Kai is such a happy kid? He laughs all the time”

“Either that….or…screaming and crying out loud”

“Yaaa…sambil guling-guling di lantai. Such extreme”

“Hmmmm….kok kaya aiti, there is no in between”

“Iiihhhh….biarin deh…daripada suami, in between meluluuuuuu”

 

Bahan pembicaraan yang sering jadi ajang perdebatan antara gue dan suami. Mana yang lebih baik? Ekstrim emosional (kaya gue) atau “in-between” alias datar-datar aja (kaya suami). Yang jelas sih udah keliatan banget Kai nurun sifat emaknya. Segala macem emosinya pasti  meledak-ledak.

Tapi lucu juga kalo inget (mantan) pacar-pacar gue hampir selalu masuk kategori yang “in-between” ini. Dan setau gue mantannya suami juga termasuk tipe yang roller coaster kaya gue. Entah mana yang lebih baik atau lebih buruk tapi sepertinya memang benar kalo opposites attract.

 

 

 

6 comments

  1. Yeah.. opposites attract…🙂 *kembali memperhatikan foto wedding*
    btw, Tomohon sepertinya kena efek letusan gunung Lokon, bagaimana reaksi suami ?

    1. termasuk salah satu pasangan kategori opposites attract juga ya??? 🙂

      Mikko masih semangat nih soal Tomohon, ckckckckckck. Temennya (orang sini) ada yg lagi di Sulawesi, mau ke Tomohon juga (berkat promosinya Mikko, siapa lageeeeee), tp kayanya di-cancel dulu gara2 Lokon ini

  2. bener tuh opposite attract. kalo 2 2 nya meledak2 mah bisa perang baratayuda. hahaha. kudu ada yang kalem…🙂

    1. bagus juga sih doi in-between begitu, biarpun kesannya datar kalo marah bisa sangar juga. Gimana kalo meledak2? Bisa kabur gue ketakutan.

  3. Opposites attract juga niihh Rik akika!

    Laki gue sangat-sangat well organized sementara gue spontaneous. Dia gak suka travelling (ke Bandung aja kalo bisa pulang pergi!), sementara gue doyan travelling yang eksotis2 gitu. Jadinya kita sering berantem deh gara-gara hal remeh temeh. Bahkan ipar gue sempet komen “Bagus tuh Mas lo merit sm Ira. Hiduplo kan kayak TV item putih. Mudah-mudahan setelah sm Ira jadi agak berwarna dikit”

    Hihihihi.. Segitu membosankannya yak laki gue😀

    1. Bagi orang lain membosankan tapi kok buat kita menarik banget gituuu ya, Ra? Sampe mau aja dikawinin, hwahahahahahaha!!!!

      Sama kaya elo gue dan Mikko pun berantemnya banyak bangeeeett….atau kalo menurut dia sih berargumentasi tapi pastinya gue bales pake merepet panjang lebar. Dan spt biasa abis itu pasti gue pundung sementara si lelaki muka datar balik lagi internetan kaya ga ada apa2 yg terjadi. Lhaaaaaaaa…….makin pundung deh gue, trus masuk kamar sambil mata berkaca-kaca….hwahahahahhaha. Lebaaaaay.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: