Minggu lalu gue nari Bajidor Kahot di Kamppi. Narinya sendirian aja karena pasangan narinya tiba-tiba batal pentas ada jadwal sekolah. Bweeew, deg-degan abis. Selesai nari, Kai langsung datang kasih pelukan. “Äiti kok pinter bangeeeet?” serunya. Ih, gue jadi malu-malu seneng. Padahal mah gue tau gue narinya gak bagus-bagus amat. Terus Sami juga gak kalah mau […]

Mudik tahun ini kurang dari lima minggu durasinya. Sebentar banget buat gue yang pengennya mudik setahun sekalian. Mudiknya pun setelah lebaran karena bentrok sama jadwal kerja gue dan Mikko yang baru bisa libur akhir Juni. Jadilah kami puasa full satu bulan di Finlandia. Wedewww, dah lama banget kami gak puasa di sini. Musim panas pula […]

Waktu di Loksado kami bermalam di bungalow yang letaknya menjorok ke belakang area penginapan. Penginapannya pun sepi dan gelap. Tapi malam itu gue butuh banget cuci baju jadi gue keluar kamar buat cari mesin cuci. “Jangan äiti, jangan äiti, di luar kan gelap” anak-anak protes liat gue mau pergi Waktu gue balik ke kamar, gue […]

Sebelum memulai cerita-cerita soal mudik kemarin, ada satu hal yang paling bikin gemes dan rasanya harus gue tuliskan di sini. Jadi waktu mudik kemarin itu gue ngeliat beberapa kejadian dimana temen gue dipaksa untuk menerima pendapat seseorang tanpa banyak cingcong karena “Di agama kan gitu” Padahal mah pendapatnya diragukan kebenarannya. Atau kebenarannya dipaksakan dengan dukungan […]

Waktu itu äiti pulang malem abis kelayapan. Belum juga copot sepatu, Sami udah dateng peluk-peluk erat sekali. “Aaaaw, rindu banget, ya, sama äiti?” “Onggak” “Terus kenapa ini peluk-peluk?” “Cinta aja”

Suatu hari waktu lagi menyuruh anak beberes rumah, Kai berkata: “Äiti tau gak? Dulu di islamintunti (pelajaran agama islam) ope (guru) bilang ada tempat yang baguuus banget dan bersiiiih banget gak ada sampahnya. Namanya Paris.” “Oh iya, Paris memang bagus. Tapi ada juga sampah di situ.” “Gak, äiti. Ini Parisnya bersiiiih banget. Kita gak harus […]

Apa kabar dunia? Kembali lagi bersama seri Serba Serbi Finlandia. Dalam episode kali ini mari kita bahas soal kemerdekaan anak. Ide ini sudah lama muncul di kepala tapi males aja nulisnya. Eniwei, pada suatu hari gue membaca artikel tentang kemerdekaan anak di Finlandia. Rada bingung juga baca judulnya. Apa yang dimaksud dengan kemerdekaan untuk anak? […]

KAI Suatu malam gue dan Mikko mendampingi Kai mengisi kuesioner dari sekolahnya. Setiap akhir semester memang murid-murid diminta untuk menjawab satu set pertanyaan tentang kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pertanyaannya rada susah untuk anak kecil makanya perlu didampingi orang tua. Untuk bagian learning skill, isi bertanya kepada Kai: apa kelebihan kamu? Kai: Hmm, apa yaaa? […]

Jumpa lagi pemirsa! Kembali hari ini gue akan berbagi resep gampil dan cepat saji. Suolainen piirakka sendiri sebenernya berarti Pie asin (Suolainen = bergaram/ asin. Piirakka = pie) tapi karena dasar pienya suka pakai kulit pastry dan terus disiram adonan telur campur susu, rasanya bikin gue teringat sama martabak telur. Apalagi kalau isiannya pakai daging […]

Ini bukan cerita tentang orang ataupun mantan pacar. Ini soal barang-barang yang kucinta sekaligus kubenci. Mengapa begitu? Berikut review ala-alanya. Timberland 6 inch Premium Boots dan Timberland Nellie Chukka Suatu hari gue sebel banget jalan di tengah tumpukan salju yang mulai mencair. Becyek gak ada ojyek ya, neyk. Boots kulit jadi basah dan lembab. Mau […]

  Perempuan bukan permen, bukan nangka, bukan mobil, mutiara, sofa, panci, sutil, dan barang-barang lainnya. Tolong ingat itu. Berhenti membanding-bandingkan perempuan dengan benda mati. Perempuan bukan sekedar onggokan daging pasif yang gak bisa apa-apa. Perempuan punya intelejensi, punya perasaan, keinginan, tenaga, spiritualitas, dan kelebihan-kelebihan lainnya. Bukan permen yang cuma terima aja dijilat oleh orang lain […]

Waktu itu kami baru aja selesai nonton konser pianonya Kai dan selesai konser, gue malah berantem kecil sama Mikko. Lupa alasannya kenapa tapi kalo kesel sama suami sih hampir tiap hari emang ada aja, ihik. Lagi kesel begitu, gue minta supaya kami mampir ke Prisma dulu sambil jalan pulang. Eh, si suami nolak aja dong. […]